Wednesday, June 6, 2018

Bagaimana

sesungguhnya sepotong sangsi hadir dan tak pernah mangkir
ia senang menggigit pendirianku
betul-betul senang

sesungguhnya seutas kasih hadir dan tak sekali pun pernah mangkir
layaknya rasa manis di ujung bibir selepas mengulum gulali
sama sekali bukan anomali

yang aku benci adalah keduanya kerap kali bertamu
tanpa tahu yang sepantasnya, tanpa berilmu terlebih dahulu

sesungguhnya,
aku hanya ingin salah satu!

Sunday, April 22, 2018

Things I've Learnt About Life

1. You can't rely on someone for your happiness

2. Never, NEVER, take anything for granted

3. You can't instantly love and accept yourself, it is a never-ending journey, a process that has to keep going

4. Worrying about the future is totally okay. What's not okay is to be scared to move forward and to quit fighting

Saturday, March 17, 2018

Maka

Sampai jumpa adalah sebuah mahakarya. Sebuah harapan untuk kembali bertegur-sapa. Layaknya matahari yang berpamitan, hanya untuk satu rembulan, lalu kembali lagi dengan semburatnya kala esok fajar.

February 10 2018
18:28

Sisa Rinai Tadi

Aku adalah air yang menggenang
kala hujan telah tenang

yang menjadi pertanda dan petaka

Sebab percikku terbawa
tanpa mereka merasa

Percikku menaruh jejak
pada pijak bidang rumah manusia

Aku persilakan hujan
untuk ucapkan salam perpisahan

Sunday, November 12, 2017

Favorite Things To Do On Rainy Days



Here are 4 of my favorite things to do on rainy days:


A cup of hot chocolate and movies. Both are personally my favorites, I mean, what could be better than drinking a hot chocolate while watching your favorite movie in the midst of the relaxing sound of falling rain? Sometimes I'd also love to have my socks on to make it even more cozy.


Go out and casually walk (or even dance) under the rain with no umbrella. I'm the happiest when I could just drench myself in rain on purpose. Sometimes, I would even walk slower and look up to feel the raindrops on my face.


Painting nails while listening to music. There's just something very therapeutic about painting my own nails, especially when I can paint my non-dominant hand's nails neatly and perfectly.


Lastly, falling asleep to the sound of rain. I don't think I need to explain this, because it's clearly the most calming thing ever.

Disclaimer: all pics are not mine, those are all from weheartit

Tuesday, April 25, 2017

Truthfully

As keen as you want to walk away from it
It merely forces you to stay
The lingering thought on your mind
The familiar distinct scent you once knew
The pace of every sentence coming out from the mouth
The picturesque fine lines above the lips on every smile
The ones giving you the urge to beg and say
Please let me go

Until Then

Somewhere;
Amidst the silences
Beneath the stars
Exposed by the light of the milestone moon
Where the night breezes have you chill to the bone
yet the warmth from the cup of tea
touches the palm of your hand
That's where you will find us
Again
Someday

Sunday, April 16, 2017

Nyatanya

Kamu adalah malam yang mengucap salam pada bintang:
Meski mereka kadang menghilang;
dan
Aku manusia yang mematut-matut diri pada burammu
Sekadar menunggu pagi yang ragu

Lalu

Kamu kuyup sedang aku redup:
Baru saja aku ambil kacu untuk kuseka peluhmu
Tetapi larimu bergegas menuju angin jemu

Jadi

Aku gamang padahal kamu tenang
Barangkali ini yang kamu tunggu:
Menulis pada lembaranku yang tersebar

Tuesday, February 14, 2017

Lebur

Diam menjadi utuh. Tawa muncul sesekali kalau sedang butuh. Bukan karena memang lucu, hanya karena kita saja yang sok melucu. 
Sajak kita singkat, macam tulisan di kolom koran yang tak sampai seperempat halaman.
Ia muncul pada setiap kedipan mata, lalu dibawa tersesat oleh kata. Bercampur dengan debu di jalan menuju rumah atau tertahan oleh awan yang kita jumpai di hangat sore hari. Pada tempat yang aku singgahi atau belukar layu yang terlewati olehmu;
dan ia tidak rindu untuk mencari tahu arah pulang.

01:25

Thursday, November 17, 2016

Tumbuh

Subuh kemarin,
Aku menuju ladangmu
Lalu kutanam benih-benih rasa.

Siang kemarin,
Aku berdoa kepada Tuhan
Agar hujan segera jatuh ke tanah
Dan benih-benih bisa secepatnya tumbuh.

Malam kemarin,
Sesuai doaku; hujan pun turun.
Dan udara dingin seperti biasanya membekukan akal.

Pagi ini,
Aku kembali menuju ladangmu.
Hujan semalam yang sesaat
Nampaknya berhasil.

Tunas rasa kini mengintip malu-malu.
Dan aku harap, matahari renjana esok pagi memaksanya berdiri perkasa.

Saturday, November 12, 2016

Ouwie!

You know what is strange about love?
When it seems to be almost palpabe, you would crush yourself only to reach its surface so you could really feel its magnificence. But then it drags you deeper and suffocates you;
and as you try to pull yourself away from it, you are aware that now you are nothing but your crushed self.
You are full of remorse yet you are willing to hurt yourself again because you are addicted to the taste of love.

Saturday, August 27, 2016

Untuk Siapapun

Semisal kau rasa belum saatnya untuk kembali mengembara, maka katakanlah itu dan apabila persinggahanmu sebelum ini masih menyisakan nyaman, maka nyatakanlah dengan lantang.
Tidak melulu engkau harus berpindah segera setelah semuanya selesai. Namun, lekaslah berbenah agar kelak tidak sulit bagimu untuk kembali memulai perjalanan.

Thursday, August 18, 2016

SENJA dan fajar

Tidak bisa dipungkiri bila senja dan hadirnya lebih dirindukan daripada fajar.

Orang-orang menulis sajak untuk senja, tentang bagaimana langitnya punya kekuatan magis yang membuat siapapun bisa jatuh cinta. Manusia melihat fajar. Tapi fajar bukan yang istimewa.

Ah, tanpa kau ucap pun aku sudah paham.

Aku ini cuma fajar, sementara dia senja bagimu.

Iya, bukan?

Saturday, August 13, 2016

Manipulasi

Kerapkali aku nasihati si Hati

Seribu kali mungkin terlampaui

Sampai mulut berbusa

Bahkan lidah tak kuasa

Tapi cuma lalu.

Mari bernegosiasi

Mari mengalah pada Otak

Biar tahu beda yang maya dan yang nyata.

Jangan buat rugi

Cuma karena apatismu

Kamu boleh munafik sesekali

Dan sudah semestinya naifmu kau tipu

Friday, June 10, 2016

Yogyakarta

Aku jatuh hati pada kesederhanaanmu yang seringkali aku temui di ramai perbincangan antara para penikmat seporsi nasi kucing; dan akrab penjual menambahkan hangat pada secangkir kopi hitam pekat.

Aku terlena menyaksikan dari jalan layang, suguhan pertunjukkan lalu-lalang kendaraan diiringi kebisinganmu yang tak pernah ingin menang dari Ibukota.

Aku tersipu perihal rembulan dan bintang yang masih mau menemani aku menyusuri jalan setapak di larut malam yang gelita sama sekali.

Untuk kamu,
Yang telah menaruh ribuan memori,
Terimakasih karena memaksaku menyisakan tempat istimewa di kalbu.

Jumat, 10 Juni 2016
09:45

Sunday, May 22, 2016

Jalan Raya

Mungkin aku bukan jalan pintas
Untuk kamu menuju bahagia.
Tetapi, sebagai jalan raya
Dengan segala kebisingannya,
Aku bisa menyuguhkan padamu
Sebuah pengalaman yang rasanya
Hampir tidak akan kamu temui
Pada jalur yang mengaru pertemuan kita.

Saturday, May 21 2016
23:57

Tuesday, April 26, 2016

Jumpa

Hampir tengah malam ketika ketidaksengajaan mempertemukan aku dengan kamu, Di antara mata-mata penuh kantuk dan asap rokok yang mengebul juga ditemani remang-remang cahaya serta alunan lagu mendayu-dayu yang berteriak dalam pelan dari sebuah radio baterei tua di pojok warung kopi; aku kembali menyapamu.
Masih tergambar jelas di anganku senyummu kala itu. manik matamu seolah merangkai kata-kata indah yang tanpa kau ucapkan lewat bibir dadumu itu pun aku sudah paham.
Aku mengangguk. Tersenyum.
Kau mengangguk. Tersenyum.
Dalam diam kita ucapkan salam perpisahan untuk tahun-tahun ke depan.

Kamis, Jan 14 2016
23:39

Monday, April 25, 2016

LOVE

is
   something
          that
                is
                   so close
that








I thought could be reached easily









yet                so                unattainable                in                  reality.

Sunday, April 3, 2016

5 Things That I Love

Yes, this is 1 o'clock in the morning and yes I'm still awake so I come up with the idea to write a blog post about 5 things that I like
So... Here we go~

1. The sound of the rain and the petrichor that comes afterwards. For you who don't know what petrichor is, it is the pleasant, earthy smell after rain. They always give me this bizarre feeling. Both the sound of the rain and petrichor are so nostalgic and mellow, sappy and moving, yet at the same time are very calming and they also give me some kind of indescribable pleasure that makes me feel even more alive  *camera zooms in and zooms out*

2. Poetry. This, I think, is the best way to rant, babble, and just basically pour out your heart and opinion without being too blunt. I also realize that ever since I started reading poetry, I've become a more reflective person. Plus, the best thing about reading and writing poetry is: you can learn and endless amount of exquisite words. Boom!

3. Coffee. The scent of coffee gives me life and the bitterness in coffee is actually adding a hint of sweetness in my life.
***Uhm, what a good way to describe something, Lyd. :")

4. The sound of the sea shore. I mean, come on! What can be better than the sound of the swells racing with each other, trying to reach the shore?
.
Now I really want to go to the beach.

5. The color of the twilight sky. It's just amazing to see how the sun, with all of its humbleness, slowly creeping away from the sky to let the stars and the moon take its place. And I feel like instead of making the sky looks dreary while it is in transition, the willingness of the sun to give away its place for 12 hours allows me to experience such an enchanting view of the sky where I can see a fusion of colors that makes the sky looks even more captivating eventually❤

Friday, March 4, 2016

Senja Pukul Enam

Kepada rayuan matahari di ufuk barat:
Aku bersedekap khusyuk, dalam diam mengirimkan eulogi untuk pergimu dari horison yang hanya satu rembulan.
Lalu mengucap terimakasih dan melangkah di bawah langit yang mulai kelabu.
Jumat, 4 Maret 2016
19:09